Wartawan Diancam Dilaporkan, Kader Baraccung Institute : Dia Keliru

Wartawan Diancam Dilaporkan, Kader Baraccung Institute : Dia Keliru
Andi Mappisona, Kader HMI Gowa Raya dan Kader Baraccung Institute

GOWA - Kasus dugaan penipuan di Masjid Jami' Nurul Iman, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai makin memanas. Hal tersebut lantaran terduga penipu akan melakukan pelaporan di Polres Sinjai kepada salah satu wartawan ujaran.co.id inisial (HT).

Menanggapi hal itu, Kader Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya, Andi Mappisona mengatakan, hal ini merupakan kekeliruan oleh oknum yang akan melapor tersebut.

"Terkait kisruh pengancaman terhadap wartawan karena menyeberluaskan berita diakun sosmednya adalah pelanggaran peraturan perundang-undangan, dikarenakan keberadaan pers diataur dalam UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers bahwa dinyatakan untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hal mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi. Dan oleh itu hal semacam ini adalah kekeliruan seorang oknum, harus kita ketahui bersama bahwa menyebarluaskan informasi adalah kewajiban pers," ucap Mappi yang juga merupakan Kader Baraccung Institute, Senin (01/11/20) malam ini

Lebih lanjut ia mengatakan, mengecam tindakan yang dilakukan oleh terduga tersebut.

"Kami atas nama Baraccung Institute mengecam tindskan serampangan yang dilakukan oleh oknum tersebut," tandasnya.

Sebelum berita ini terbit, dukungan terhadap wartawan mengalir deras, dan oknum yang akan melaporkan wartawan berinisial (HT) tersebut terus mendapat kecaman dari berbagai pihak. (Wahyu)