Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah Secara Virtual di Kabupaten Bantaeng

Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah Secara Virtual di Kabupaten Bantaeng

INDONESIA SATU:

BANTAENG - Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKD) dilaksanakan secara VIRTUAL antara peserta dengan LPPKS pusat, dengan tiga tahapan diantaranya
1.Seleksi berkas dilaksanakan di Kabupaten dengan melibatkan pengawas TK, SD, SMP sebagai pemeriksa berkas.

2. Tes Substansi, dilaksanakan oleh LP2KS Pusat lewat Virtual yang dinyatakan lolos seleksi berkas.

3. Diklat bakal calon kepala sekolah selama kurang lebih dua bulan. Dimana yang ikut adalah yang lolos tes subtansi, Hal ini juga dilaksanakan oleh LP2KS (lembaga pendidikan dan pelatihan kepala sekolah) Pusat.

"Untuk penjaringan bakal calon kepala sekolah di kabupaten Bantaeng ini, dilaksanakan dua tahap yakni, Tahap pertama, diikuti 100 orang peserta tes substansi setelah LP2KS melakukan tes terdapat 62% yang lulus dan 36 tidak layak dan sisanya mengundurkan diri", Ungkap H.Kaimuddin, Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng,

"Dari 36 orang yang dianggap oleh LP2KS tidak layak ditahap atau pada angkatan pertama, Oleh Dikbud meminta kepada LP2KS untuk melakukan seleksi ulang untuk memenuhi Quota 100 orang pada angkatan ke dua yang berjumlah 87 orang peserta, maka oleh LP2KS memerintahkan kepada Dikbud untuk melakukam seleksi ulang pada peserta yang tidak layak tersebut dalam bentuk wawancara. Hasil wawancara kemudian di kirim ke LP3KS dan ditetapkan 13 orang sesuai urutan nilai.(13+87=100) sesuai Quota angkatan kedua", Ungkapnya

Lanjut dijelaskan, Dalam pelaksanaannya ada beberapa yang mengundurkan diri sehingga cadangan hasil wawancara diajukan untuk mencukupi Quota tersebut.

"Saat ini sementara berlangsung tahap angkatan kedua. Pada dua tempat yakni SMPN 1 BISSAPPU dan SMPN 3 BiSSAPPU, kedua sekolah tersebut dipilih karena fasilitas WiFi nya baik untuk kegiatan VIRTUAL", Jelas H.Kaimuddin pada media ini saat melakukan pengawasan seleksi pada Senin, (9/11/2020).

Dia juga menguraikan, Bahwa pada proses pelaksanaan seleksi ini, Bidang ketenagaan membuat group WhatsApp untuk semua informasi termasuk hasil tes, Saat ini baru tes substansi, masih ada pendidikan dan pelatihan selama lebih kurang 2 (dua) bulan nantinya untuk peserta yang lulus pada tes substansi.

(Ryawan).