Dinas Sosial Provinsi Sulsel Luncurkan Program  Bantuan Keserasian Sosial di Bantaeng

Dinas Sosial Provinsi Sulsel Luncurkan Program  Bantuan Keserasian Sosial di Bantaeng

INDONESIA SATU:

BANTAENG - Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan program sosial kemasyarakatan ke daerah-daerah untuk mengatasi dan penanganan konflik sosial. Kabupaten Bantaeng adalah salah satu sasaran program kementerian sosial RI tersebut.

Progam ini diperkuat dengan undang undang nomor 7 tahun 2012 tentang penanganan komplik sosial dan peraturan menteri sosial RI Nomor 26 Tahun 2017 tentang pedoman pelaksanaan penanganan Konflik sosial di bidang sosial.

Hal ini dikatakan ketua Forum Keserasian Sosial Lembang Loe, H.Asri pada acara pada Kegiatan Dialog Tematik/Sarasehan di Dusun Balla Borong, Desa Borong loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (26/10/2020).

Dengan mengambil tema "Memperkuat Nilai nilai kearifan lokal dalam membangun kehidupan yang harmonis di masyarakat", Dengan Tujuan pelaksanaan dialog tematik kegiatan keserasian sosial terkait pembangunan Irigasi,Tugu Serta operasional forum Keserasian Sosial.

Nur Sulaiman,S.Sos, Seksi
PSKBS Dinas provinsi Selatan Selatan yang Hadir sebagai Narasumber, Dia mengatakan dihadapan 100 Orang  yang hadir memenuhi undangan, Bahwa melalui Bantuan Keserasian Sosial Direktorat PSKBS kementerian sosial RI melalui Dinas sosial provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas sosial Kabupaten Bantaeng tahun 2020, Bagaimana ada suatu program yang bisa mengendalikan potensi rawan konflik dengan program keserasian sosial.

"Adanya program kerja kementerian sosial RI seperti ini, diharapkan terbentuk suatu hubungan masyarakat yang berkeadilan dengan adanya bantuan keserasian sosial" Kata Nur Sulaiman.

Lanjut dikatakan, Program Bantuan Keserasian Sosial ini juga bertujuan sebagai pencegahan komplik atau gesekan dalam masyarakat karena dilandasi dengan membangun nilai nilai kearifan lokal.

"Contoh pembangunan irigasi, tentu bertujuan bagaimana pembagian pembagian pengairan dapat merata sehingga dapat mencegah konflik di masyarakat", Jelasnya.

Sementara itu, M.Ridwan, yang ikut mengawal program tersebut menegaskan agar masyarakat dapat merubah pola fikir yang individual.

"Dibutuhkan Kearifan lokal pada program ini, Terdapat nilai sosial didalamnya, maka dari itu, saya tegaskan bahwasanya pada perjalanannya jika ada hal hal yang menyimpang, maka saya yang pertama yang akan melaporkan pada pihak terkait", Tegas M.Ridwan.

Danramil BTG/3, Kapten Infanteri, Sultan, Menyatakan Support atas program ini, Dia mengakui akan hadir membantu program pemerintah untuk terjun ke masyarakat dalam memberi pemahaman tentang maksud dan tujuan program ini.

Kepala Desa Borong Loe, Sri Lilianti, Juga menyatakan dukungan atas program ini, Dia mengaku akan mengajak masyarakat memaksimalkan keberadaan bantun ini untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat di desa yang dipimpinnya.

Suwardi,SKM, kasi perlindungan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Juga memperjelas bahwa program ini sangat jelas arah dan tujuannya, Menurut Dia, Hal ini karena mempunyai dasar hukum pelaksanaan, salah satunya adalah surat penetapan lokasi bantuan keserasian sosial direktorat perlindungan sosial korban bencana Sosial kementrian sosial RI, dan Surat penetapan lokasi Bantuan Keserasian Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng serta adanya petunjuk teknis bantuan keserasian sosial tahun 2020.

(Ryawan).