Berdayakan Media, Humas dan Komimfo Bantaeng Hadir Sebagai Corong Informasi

Berdayakan Media, Humas dan Komimfo Bantaeng Hadir Sebagai Corong Informasi

INDONESIA SATU:

BANTAENG - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Negara kesatuan Republik Indonesia, Membuat berbagai aktivitas tidak berjalan seperti biasanya.

Anjuran, Arahan bahkan peraturan dikeluarkan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal ini juga berdampak pada terhambatnya capaian capaian program pemerintah dalam menjalankan strategi pembangunan yang sudah dirumuskan. 

Dari sisi perhatian pada masyarakat, Pemerintah secara massif menyampaikan upaya pencegahan covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan.

Upaya ini berdampak pada menurunnya angka penyebaran Pandemi Covid-19. Seiring dengan itu Pemerintah sudah menerapkan Fase new Normal.

Dengan demikian pada Fase ini dapat  membangkitkan berbagai pihak, baik di kalangan pemerintahan maupun di luar pemerintah untuk mewujudkan agenda tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni pembangunan yang mengedepankan pemerataan, tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan yang sehat dan sejahtera, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kesenjangan, melindungi lingkungan dan mewujudkan kesetaraan.

Situasi pandemi ini menjadi momentum yang tepat untuk mewujudkan pembangunan SDGs, seiring dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan pemulihan kesehatan, ekonomi dan sosial masyarakat. Apalagi, pandemi ini semakin memperkuat tekad pemerintah pusat untuk mengarahkan pemerintah daerah agar fokus memanfaatkan anggaran untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kabupaten Bantaeng dibawah kendali kepemimpinan Bupati Bantaeng, DR.H.Ilham Syah Azikin tidak melepaskan Fokus pada  masyarakat dari berbagai aspek kesehatan. Ini terkait dalam menterjemahkan kebijakan-kebijakan Presiden RI khususnya dalam aspek kesehatan masyarakat.

Pada Sektor Kesehatan, Tercatat ada 9 inovasi selain program pencegahan Stunting terus berjalan diantara, Terminal Darah Puskesmas, Bendera SASKIA, Ulang Tahun di Posyandu, Kader Kesehatan, Persalinan Faskes Jemput Antar, PSC 119 Bantaeng, Surveilans Berbasis Sekolah, Sertifikat ASI Eksklusif, dan Sertifikat Imunisasi Dasar Lengkap. Terkhusus pada program pencegahan Stunting Bupati Bantaeng bahkan mengeluarkan regulasi berupa Peraturan Bupati Bantaeng No.71 Tahun 2019 tentang Konvergensi Program Percepatan Pencegahan Stunting.

Dalam penyesuaian dengan adanya pandemi covid-19, Upaya massif dilakukan dengan memberdayakan Media Mainstream, Media Sosial, Videotron dan penyampaian secara virtual lainnya.

Hal ini sejalan dari pernyataan Kabid Humas  dan Komimfo Kabupaten Bantaeng, Andi Sukmawati, Bahwa Penyebaran informasi sangat diperlukan untuk menerapkan inovasi inovasi sehingga dapat dengan mudah dikonsumsi oleh masyarakat.

"Dari capaian pemkab Bantaeng melalui Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan Stunting di Kabupaten, Humas dan Kominfo Bantaeng, Turut menjadi salah satu bagian yang berperan sesuai tugas dan fungsinya dengan mempublikasikan dan mensosialisasikan  program pemerintah", Saat dihubungi media Indonesiasatu, Selasa, 3 November 2020, terkait peran Humas dan Komimfo sebagai corong informasi publik.

Humas Komimfo dengan memanfaatkan teknologi dan memberdayakan Media yang ada, juga diakuinya dijadikan rel Penyaluran informasi ke masyarakat mengenai capaian-capaian yang diperoleh Pemerintah kepada masyarakat luas.

"Ini juga sebagai upaya  agar menjadi motivasi tersendiri bagi petugas kesehatan dan masyarakat  untuk lebih terpacu berkolaborasi melahirkan inovasi-inovasi yang dapat mendukung pencapaian -pencapaian lainnya kedepan", Jelas Andi Sukmawati, Kabid Humas Komimfo Kabupaten Bantaeng.

(Ryawan).


 

.